Thursday, October 15, 2015
Tuesday, June 30, 2015
MANUSIA DAN PANDANGAN HIDUP
Pandangan
hidup adalah nilai-nilai yang di anut oleh suatu masyarakat yang di pilih
secara selektif oleh para individu dan golongan dalam masyarakat. Setiap
manusia memiliki keinginan baik maupun buruk. Sikap hidup adalah perasaan hati
dalam menghadapi hidup,sikap tersebut bisa positif,negatif,apatis atau sikap
optimis maupun pesimis tergantung kepada pribadi dan lingkungannya.
Manusia
adalah bagian dari pandangan hidup. Dalam kehidupan tidak ada seorang pun
manusia yang tidak memiliki pandangan hidup. Apapun yang di katakan manusia
adalah sebuah pandangan hidup karena dapat dipengaruhi oleh pola pikir tertentu
pada setiap individu. Pandangan hidup bersifat elastis, tergantung kepada
situasi dan kondisi dan dapat dipengaruhi oleh lingkungan hidup dimana manusia
tsb berada.
Sumber pandangan hidup berasal dari
agama, ideologi maupun hasil perenungan seseorang yang bersifat relatif. Setiap
individu memiliki pandangan hidup dan cita-citanya sendiri dan selalu bermimpi
untuk mencapai apa yang dia inginkan sesuai dengan cita-citanya.Tidak sedikit
manusia yang mimpinya menjadi kenyataan. Bermula dari mimpi akan menjadikan
kita semangat untuk mengejar mimpi tersebut.
MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB
Tanggung
jawab secara definisi merupakan kesadaran manusia akan tingkah laku atau
perbuatan baik yang disengaja maupun yang tidak di sengaja. Tanggung jawab juga
berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajiban. Tanggung jawab bersifat kodrati, yang artinya tanggung
jawab itu sudah menjadi bagian kehidupan manusia bahwa setiap manusia dan yang
pasti masing-masing orang akan memikul suatu tanggung jawabnya sendiri-sendiri.
Apabila seseorang tidak mau bertanggung jawab, maka tentu ada pihak lain yang
memaksa untuk tindakan tanggung jawab tersebut. Saya
pribadi sendiri juga mempunyai tanggung jawab yaitu bisa membahagiakan kedua
orang tua saya , selain itu juga disini saya bertanggung jawab atas pendidikan
kuliah saya agar bisa cepat lulus dan mendapatkan pekerjaan. Semua tanggung
jawab harus dijalankan dengan hati yang ikhlas agar semua tugas-tugas tersebut
bisa dinikmati disetiap perjalanannya. Kunci utama selain ikhlas dalam
bertanggung jawab yaitu jangan pernah menyerah dan mengeluh, karena jika sudah menyerah
semua tanggung jawab akan sia-sia dan tidak selesai.
MANUSIA DAN KEGELISAHAN
Kegelisahan adalah dimana seseorang mengalami
situasi yang merasa tidak nyaman , bebrbuat apapun tidak enak dan selalu
terfikirkan.Selain itu juga kgelisahan dapat terlihat dari fisik kita mulai
dari tingkah laku atau gerak gerik, terkadang juga ekspresi mukanya terlihat
beda dari biasanya. Banyak sekali factor yang mempengaruhi orang tersebut
menjadi gelisah antara lain perasaan takut kehilangan , sedang menunggu
sesuatu, merasa bersalah atau berdosa dan masih banyak lagi factor penyebab lainnya.
Banyak solusi untuk menghindari dari kegelisahan yaitu berbagi cerita dengan
teman dekat, berkumpul atau bermain bersama teman terkadang lupa akan
kegelisahan tersebut dan bersikap tenang walaupun disituasi apapun dan jangan
lupa berdoa juga untuk meminta petunjuk dan jalan keluar.
MANUSIA DAN HARAPAN
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu
terjadi, sehingga harapan dapat diartikan sesuatu yang diinginkan dapat
terjadi. Yang dapat disimpulkan harapan itu menyangkut permasalahan masa depan.
Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup dan
kemampuan masing – masing. Berhasil atau tidaknya suatu
harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada
diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan yang maha esa. Agar harapan
terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Seperti contohnya saja si a berharap semester
2 ia ingin mendapatkan ip diatas 3 , maka ia harus sungguh-sungguh dalam
belajar agar bisa tercapai apa yang ia inginkan. Selain ia suda berusaha maka
barengilah dengan doa agar usaha kita didengar oleh Tuhan dan dikabulkan.
Wednesday, May 6, 2015
Manusia dan Penderitaan
Penderitaaan
dapat muncul secara lahiriah, batiniah atau lahir-batin. Penderitaan secara
lahiriah dapat timbul karena adanya intensitas komkosisi yang mengalami
kekurangan atau berlebihan, seperti akibat kekurangan pangan menjadi kelaparan,
atau akibat makan terlalu banyak menjadi kekenyangan, tidak dapat dipungkiri
keduanya dapat menimbulkan penderitaan. Adapula kondisi alam yang ekstrem,
seperti ketika terik matahari membuat kepanasan, atau saat kehujanan membuat
kedinginan.
Ada pula penderitaan yang secara lahiriah seperti sakit hati karena dihina, sedih karena kerabat meninggal, putus asa karena tidak lulus ujian. Atau penyesalan karena tidak melakukan yang diharapkan. Sementara yang lahir-batin dapat muncul dikarenakan penderitaan pada sisi yang satu berdampak pada sisi yang lain atau dengan kata lain penderitaan lahiriah memicu penderitaan batiniah atau sebaliknya. Misal akibat kehujanan badan menjadi kedinginan namun tidak ada tempat berteduh akibatnya mendongkol, risau atau menangis. Ada pula karena putus asa tidak lulus ujian menjadi tidak mau makan dan menimbulkan perut sakit.
Ada pula penderitaan yang secara lahiriah seperti sakit hati karena dihina, sedih karena kerabat meninggal, putus asa karena tidak lulus ujian. Atau penyesalan karena tidak melakukan yang diharapkan. Sementara yang lahir-batin dapat muncul dikarenakan penderitaan pada sisi yang satu berdampak pada sisi yang lain atau dengan kata lain penderitaan lahiriah memicu penderitaan batiniah atau sebaliknya. Misal akibat kehujanan badan menjadi kedinginan namun tidak ada tempat berteduh akibatnya mendongkol, risau atau menangis. Ada pula karena putus asa tidak lulus ujian menjadi tidak mau makan dan menimbulkan perut sakit.
Nasib buruk merupakan Penderitaan
yang dikarenakan umat manusia penderitaan yang menimpa manusia karena perbuatan
buruk manusia dapat terjadi dalam hubungan sesama manusia dan hubungan manusia
dengan alam sekitarnya. Nasib buruk ini dapat diperbaiki manusia supaya menjadi
baik. Dengan kata lain, manusialah yang dapat memperbaiki nasibnya. Perbedaan
nasib buruk dan takdir, kalau takdir, Tuhan yang menentukan sedangkan nasib
buruk itu manusia penyebabnya.
· Penderitaan yang timbul karena penyakit, siksaan / azab
Tuhan yaitu Penderitaan manusia dapat juga terjadi akibat penyakit
atau siksaan / azab Tuhan. Namun kesabaran, tawakal, dan optimisme dapat
merupakan usaha manusia untuk mengatasi penderitaan itu.
Manusia dan Keadilan
Keadilan
adalah pengakuan dan perlakuan yang seimbang antara hak dan kewajiban. Jadi,
keadilan pada pokoknya terletak pada keseimbangan atau keharmonisan antara
pokoknya terletak pada keseimbangan atau keharmonisan antara penuntut hak dan
orang yang menjalankan kewajiban.
Setiap manusia berhak diperlakukan
adil dan berlaku adil dengan menyeimbangkan antara hak dan kewajiban. Orang
yang menuntut hak, tapi lupa kewajiban, tindakannya pasti akan mengarah pada
pemerasan, sebaliknya orang yang menjalankan kewajiban, tetapi lupa menuntut
hak akan mudah diperbudak oleh orang lain. Sebagai contoh, seorang karyawan yang
hanya menuntut hak kenaikan upah tanpa meningkatkan hasil kerjanya cenderung
disebut pemeras. Sebaliknya, seorang majikan yang terus menerus memeras tenaga
orang lain, tanpa memperhatikan kenaikan upah dan kesejahteraannya cenderung
memperbudak pegawainya. Oleh karena itu, untuk memperoleh keadilan, misalnya
kita menuntut kenaikan upah, tetapi mengiringi dengan usaha meningkatkan
prestasi kerja kita. Apabila kita menjadi majikan, kita harus memikirkan
keseimbangan kerja dengan upah yang mereka terima.
Subscribe to:
Posts (Atom)


